Sabtu, 27 Juni 2015

Tugas ke-5 Bahasa Indonesia



Pertumbuhan Komputer di Indonesia

Koputer pada awal diciptakan adalah unruk digunakan sebaga alat hitung matematis. Sementara pada masa modern saat ini, komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung. Komputer saat ini memiliki banyak komponen untuk fungsi yang berbeda-beda. Tidak hanya untuk menyelesaikan perhitungan matematis, komputer saat ini juga menjadi salah satu sarana hiburan. Komputer telah berkembang sangat pesat semenjak awal diciptakan.
Seiring dengan berkembang computer, jumlah pemilik komputer di dunia semakin meningkat setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, perumbuhan dan perkembangan komputer cukup pesat. Pengiriman komputer personal ke Indonesia dari tahun 2009 sampai tahun 2012 meningkat hampir tiga hingga empat kali lipat. Pertumbuhan tersebut pesat karena meningkatnya pengguna jejaring social seperti facebook dan twitter.
Pada tahun 2014 hingga tahun 2015, diperkirakan pertumbuhan komputer mulai melambat. Perkembangan ponsel pintar dan tablet mulai menggeser pertumbuhan komputer. Pengguna ponsel pintar dan tablet meningkat semenjak pertengahan tahun 2014 hingga tahun 2015. Saat ini, dari puluhan juta pengguna internet di Indonesia, dua per tiganya telah menggunakan ponsel pintar. Selain perkembangannya, harga ponsel pintar yang menurun membuat pertumbuhan komputer semakin melambat. Bisa diperkirakan pada tahun 2015 pertumbuhan komputer hanya dipengaruhi oleh kalangan perusahaan modern dan pemain pc-game.



Daftar Pustaka
Molle, Errick Julian. 2014. “Pengertian Komputer Secara Umum dan Khusus”
http://www.gubuginformasi.com/ (diakses 31 Mei 2015)
Firman, Muhammad dan Indra Darmawan. 2010. “Pertumbuhan PC Indonesia Terbesar di Dunia”
http://teknologi.news.viva.co.id/ (diakses 7 Juni 2015)
Marboen, Ade (Ed.). 2011. “Pertumbuhan Komputer Paling Pesat Ada di Indonesia”
http://www.antaranews.com/ (diakses 7 Juni 2015)
Sari, Novia. 2014. “Tahun 2015, Pertumbuhan Ponsel Pintar Melejit dan Komputer Turun”
http://www.marketeers.com/ (diakses 7 Juni 2015)
 

Tugas ke-4 Basaha Indonesia


Manfaat Komputer

Komputer adalah sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari banyak komponen dan membentuk suatu sistem kerja yang terstruktur. Komputer memiliki komponen penyusun yang sangat banyak. Pada awal diciptakan, komputer memiliki ukuran sangat besar. Komputer masa kini memiliki ukuran lebih kecil sehingga memudahkan pengguna untuk membawanya. Saat ini, jam tangan juga sudah memiliki teknologi seperti komputer.
Komputer dahulu hanya digunakan untuk menyelesaikan proses pemecahan masalah dan perhitungan rumit. Di awal diciptakan, kebanyakan komputer dibuat untuk keperluan taktis militer. Setelah perang, universitas banyak mengembangkan komputer untuk riset. Sehingga, pada masa ini komputer sangat membantu dalam pengembangan dan penciptaan teori baru.
Masa kini, komputer sudah bisa melakukan berbagai tugas dan mempunyai banyak manfaat bagi para penggunanya. Komputer sangat membantu untuk menyelesaikan pekerjaan secara cepat dan efisien. Komputer saat ini juga menjadi sumber hiburan dengan adanya video game, pemutar video, dan pemutar musik. Komputer saat ini jika digunakan secara bijak menjadi lebih bermanfaat dengan adanya internet. Komputer bisa meningkatkan kecerdasan dan kreativitas karena informasi dari internet. Komputer bisa membantu mendapatkan pekerjaan, bahkan bisa menjadi sumber pencaharian baru dengan beragam ide kreatif.



Daftar Pustaka
Rohayati, Yati. 2014. “Manfaat Laptop atau Komputer Bagi Manusia”
http://teknologi.kompasiana.com/ (diakses 29 April 2015)
Noersasingko, Ir. Edi, M.Kom. “Mengenal Dunia Komputer”
http://kuliah.dinus.ac.id/ (diakses 29 April 2015)
 

Tugas ke-3 Bahasa Indonesia

Pengertian Teknik Komputer 

Teknik komputer (disebut juga teknik sistem komputer, dalam bahasa inggris: computer engineering) adalah suatu disiplin khusus yang mengkombinasikan teknik elektro dan ilmu komputer. Seorang teknisi komputer adalah teknisi elektro arus lemah yang lebih berfokus pada sistem sirkuit digital, sistem komunikasi data pada frekuensi radio, dan elektronika sebagai bagian dari komputer secara menyeluruh. Dari sisi pandang ilmu komputer, seorang teknisi komputer adalah seorang arsitek perangkat lunak yang memiliki fokus pada interaksi antara perangkat lunak dan program serta komponen perangkat keras pendukungnya.

Bidang kajian yang ditekankan pada teknik komputer adalah berkenaan dengan pemanfaatan sistem komputer sebagai kontrol otomasi, bagian dari sistem jaringan, perbandingan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak, trade-off dalam rancangan perangkat keras dan perangkat lunak, dampak perubahan teknologi terhadap feasibilitas, interaksi antar sistem arsitektur, rancangan sistem perangkat keras maupun lunak, hingga simulasi sistem komputer dipandang sebagai bagian dari infrastruktur suatu organisasi. Dalam teknik komputer, kita dipersiapkan untuk memiliki kemampuan dan keahlian seperti: Pemrograman komputer, sistem jaringan komputer, e-commerce, desain dan animasi web, aplikasi client server, internet, analisis dan, desain bisnis.

Kamis, 09 April 2015

Tugas ke-2 Bahasa Indonesia

Ibu Pergi ke Pasar


Ibu pergi ke pasar.
S       P         K
Ibu mengendarai sepeda ke pasar.
S              P           O          K
Sesampainya dipasar, Ibu membeli sayur-mayur.
                K                S        P             O
Kemudian,Ibu membeli daging dan ikan.
       K        S        P               O
Sebelum pulang, Ibu membeli beras 10 kilogram.
             K           S        P                  O
Setelah membeli semua keperluan,Ibu pun pulang.
                            K                       S  pel(?)   P

Tugas Pertama Bahasa Indonesia

Tentang Saya


Saya bernama Maikael.
   S        P           O
Orang-orang biasa memanggil saya Mimi.
      S                        P                      O
Saya tinggal di Cikarang.
   S       P            O
Saya adalah seorang mahasiswa.
   S       P             O
Olah raga adalah hobi saya.
     S            P          O
Saya berkuliah di Universitas Gunadarma.
   S         P                    O
Saya mengambil Fakultas Ilmu Komputer dan Teknonogi Informasi.
  S             P                                         O

Rabu, 07 Januari 2015

Politik dan Strategi Nasional (POLTRANAS)

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
(POLTRANAS)

A. Pengertian Poltranas

Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polistea, Polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri/ berdiri sendiri (negara), sedangkan tea berarti urusan. . Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang mencakup kepentingan seluruh warga negara. Sisi lain, politik dapat juga disebut proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat antara lain berwujud proses pembuatan keputusan dalam negara.

Kata strategi berasal dari bahasa Yunani Strategos yang dapat diterjemahkan sebagai komandan militer. Dalam bahasa Indonesia strategi diartikan sebagai rencana jangka panjang dan disertai tindakan-tindakan konkret untuk mewujudkan sesuatu yang telah direncanakan sebelumnya.

Politik nasional adalah suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional bangsa. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam upaya mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. Dapat dikatakan bahwa strategi nasional disusun untuk mendukung terwujudnya politik nasional.

a. Dalam Kepentingan Umum

Suatu rangkaian azas/prinsip, keadaan serta jalan, cara dan alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau suatu keadaan yang kita kehendaki disertai dengan jalan, cara dan alat yang akan kita gunakan untuk mencapai keadaan yang kita inginkan

b. Dalam arti Kebijaksanaan

Penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita/keinginan atau keadaan yang kita kehendaki. Dalam arti kebijaksanaan, titik beratnya adalah adanya :
- Proses pertimbangan
- Menjamin terlaksananya suatu usaha
- Pencapaian cita-cita/keinginan

c. Negara

Negara merupakan suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut yang ditaati oleh rakyatnya.

d. Kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya.

B. Dasar Pemikiran

Polstranas disusun dengan memahami pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam sistem manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional dipergunakan sebagai kerangka acuan dalam penyusunan politik strategi nasional, karena di dalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategi bangsa Indonesia.

C. Penyusunan Poltranas

Sebelum tahun 2004 Presiden merupakan mandataris MPR. Dipilih dan diangkat oleh MPR, serta menjadikan GBHN yang dibuat dan ditetapkan oleh MPR sebagai acuan bagi politik dan strategi nasional. Kebijakan ini kemudian ditiadakan setelah diadakanya pemilihan langsung oleh rakyat terhadap Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2004. GBHN yang sebelumnya dipergunakan sebagai acuan penyusunan Polstranas kemudian digantikan oleh pidato visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden yang disampaikan pada saat sidang MPR, pidato visi dan misi ini diperdengarkan setelah Presiden dan Wakil Presiden secara resmi dilantik, diambil sumpah dan janjinya.

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, secara moral bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia janjikan kepada masyarakat dalam kaitannya dengan upaya mendapat simpati dari masyarakat melalui proses kampanye. Setiap calon Presiden dan Wakil Presiden menjanjikan segala hal yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat jika pada pemilihan umum mendapat suara terbanyak. Tidak jarang para calon mengumbar janji-janji berlebihan yang tidak masuk akal, sehingga masyarakat terpengaruh terhadap bujuk rayu sang calon dan kemudian memilihnya dalam pemilihan umum. Janji inilah yang dipergunakan oleh masyarakat dalam menilai calon-calon yang saling bertarung, walaupun pada kenyataannya masyarakat memang telah bosan dengan janji palsu para calon Presiden dan Wakil Presiden.

Menjadi kewajiban mutlak bagi Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk memenuhi janji yang sebelumnya ia sampaikan kepada masyarakat. Janji-janji ini lah yang mereka gunakan sebagai dasar penyusunan visi dan misi (politik dan strategi nasional) dalam tujuannya untuk membangunan bangsa dan negara selama satu periode pemerintahan. Apabila dalam berjalannya proses pemerintahan tidak sesuai dengan apa yang sebelumnya mereka janjikan, masyarakat dapat mempertanyakan hal ini kepada pemerintah dan wujud pertanggungjawaban terakhir adalah mundurnya Presiden dan Wakil Presiden dari kursi Kepresidenan.

Eksekutif negara menjadikan visi dan misi Presiden sebagai acuan dalam proses penyusunan Polstranas. Strategi nasional dilaksanakan oleh para manteri dan pimpinan lembaga-lembaga negara setingkat menteri dengan arahan langsung dari Presiden. Polstranas hasil penyusunan Presiden harus memuat tujuan-tujuan negara yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Meskipun pada saat ini polstranas tidak disusun langsung oleh MPR, lembaga ini tidak bisa lepas tangan terhadap realisasi politik dan strategi nasional berdasarkan visi dan misi Presiden. MPR dan DPR adalah pengawal segala kebijakan yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat. Mengaspirasikan kepentingan masyarakat. Membuat undang-undang yang bertujuan mensejahterakan masyarakat luas, dan menjaga kestabilan pemerintan. Antara eksekutif, legislatif dan yudikatif tidak dapat berdiri sendiri. Ketiga unsur ini diharapkan mampu bekerjasama dalam kaitannya dengan mewujudkan tujuan negara Indonesia.

Proses penyusunan politik strategi nasional merupakan sasaran yang akan dicapai oleh segenap rakyat Indonesia. Penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap seluruh lapisan masyarakat dengan mencantumkan sasaran polstranas pada masing-masing bidang. Dalam era ini masyarakat memiliki peranan yang sangat besar dalam pengawasan politik strategi nasional yang dibuat dan dilaksanakan oleh segenap penyelenggara negara, guna mewujudkan tujuan luhur negara yang telah ditetapkan sebelumnya pada pembukaan UUD 1945.

Pada awal-awal Republik Indonesia terbentuk, tahun 1945-1965 adalah periode kepemimpinan Soekarno dengan demokrasi terpimpin. Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan (presidensiil/single executive), namun pada masa revolusi kemerdekaan (November 1945) berubah menjadi semi-presidensiil/double executive dengan Sutan Syahrir sebagai Kepala Pemerintahan/Perdana Menteri. Polstranas pada masa-masa ini sangat kental dengan unsur-unsur kediktatoran, karena politik dan strategi nasional hanya berpusat pada satu orang, tanpa kontrol yang memadai dari pihak manapun. Efek dari kediktatoran ini adalah perekonomian menjadi tidak maju, partisipasi masa sangat dibatasi, penghormatan terhadap HAM rendah dan masuknya militer ke dalam tubuh pemerintahan. Proses pemerintahan menjadi tidak sehat dan pada akhirnya masyarakat yang merasakan imbas keterpurukan dari sistem ini.

Presiden Soeharto diangkat menjadi Presiden oleh MPRS pada tahun 1966 dan lengser pada tahun 1998. Pada 32 tahun kekuasaannya, Soeharto menggunakan GBHN sebagai acuan politik dan strategi nasional yang sebelumnya telah disusun oleh MPR. Sebagian besar anggota MPR pada masa itu adalah orang-orang pilihan Soeharto sehingga dapat dipastikan bahwa polstranas pada saat itu adalah polstranas pesanan Soeharto. Pemerintahan yang dipimpinnya memang sukses dalam memajukan ekonomi makro, namun ekonomi mikro sangat lemah. Pembangunan cenderung berpusat di pemerintahan pusat.

Pada tahun 1998-1999 Presiden B. J. Habibie, tahun 1999-2001 Abdurrahman Wahid, kemudian tahun 2001-2004 menjabat Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Republik Indonesia. Masa-masa ini merupakan masa euphoria reformasi. Indonesia seperti dilahirkan kembali, menjadi sebuah bangsa yang terbebas dari berbagai macam ketidakadilan pemerintah. Reformasi didengungkan di segala bidang. Selama kurang lebih enam tahun masa reformasi ini polstranas Indonesia masih mengacu kepada GBHN yang dibuat dan ditetapkan oleh MPR. Pada kurun waktu ini bangsa Indonesia mengalami perubahan hampir di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Merupakan masa-masa transisi dari orde baru milik Soeharto menuju pemerintahan yang demokratis di seluruh aspek kehidupan.

Terpilihnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan umum secara langsung tahun 2004 menandai pula perubahan dalam perumusan polstranas. Pada masa ini polstranas disusun berdasarkan visi dan misi langsung Presiden dalam pidato kenegaraan di hadapan segenap anggota MPR, DPR dan anggota lembaga tinggi negara lainnya. Visi dan misi inilah yang dipergunakan sebagai politik strategi nasional dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan selama lima tahun. Sampai pada akhirnya terpilih kembali pada tahun 2009.


sumber dari google