Kamis, 08 Oktober 2015

Tugas Pengantar Statistika #

Tabel Distribusi Frekuensi (TDF)


KATA PENGANTAR

     Alhamdulillahirobilalamin, puji syukur kepada Allah SWT karena telah memberikan nikmat kesempatan Saya dapat menyelesaikan Makalah ini. Penyusunan Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari Mata Kuliah Pengantar Statistika tentang Tabel Distribusi Frekuensi. Selain itu tujuan dari penyusunan Makalah ini juga untuk menambah wawasan tentang Distribusi Frekuensi.

Saya menyadari bahwa Makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, Saya menerima kritik dan saran agar penyusunan Makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk itu Saya mengucapkan banyak terima kasih dan semoga karya tulis ini bermanfaat bagi para pembaca.

Daftar Isi


Kata Pengantar................................................................................................................................
Daftar Isi...........................................................................................................................................
BAB 1.  PENDAHULUAN.............................................................................................................
1.      Latar Belakang.......................................................................................................................
2.      Rumusan Masalah..................................................................................................................
BAB 2.  LANDASAR TEORI.........................................................................................................
1.      Distribusi Frekuensi...............................................................................................................
2.      Frekuensi Kelas.....................................................................................................................
3.      Frekuensi Relatif...................................................................................................................
4.      Frekuensi Kumulatif..............................................................................................................
BAB 3.  ISI DAN PEMBAHASAN.................................................................................................
1.      Tabel Frekuensi Kelas............................................................................................................
2.      Tabel Frekuensi Relatif..........................................................................................................
3.      Tabel Frekuensi Kumulatif “Kurang Dari”............................................................................
BAB 4.  PENUTUP..........................................................................................................................
Kesimpulan........................................................................................................................................

Daftar Pustaka.................................................................................................................................

BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang
   Setiap kali kita melakukan kegiatan pengumpulan data statistik,maka pada umumnya kegiatan tersebut akan menghasilkan kumpulan data angka yang keadaanya tidak teratur,berserak dan masih merupakan bahan keterangan yang sifatnya kasar dan mentah. Dikatakan “kasar” atau “mentah”,sebab kumpulan angka dengan kondisi seperti yang disebutkan di atas belum dapat memberikan informasi secara ringkas dan jelas mengenai ciri atau sifat yang dimiliki oleh kumpulan angka-angka tersebut.Oleh karena itu,agar data angka yang telah berhasil dihimpun itu “dapat berbicara” dan dapat memberikan informasi yang berarti,diperlukan adanya tindak lanjut salah satunya adalah Penyajian Data.
    Tidak terlepas hubungannya dengan pernyataan di atas,maka salah-satu tugas statistik sebagai ilmu pengetahuan adalah meyajikan atau mndeskripsikan data angka yang telah dikumpulkan menjadi lebih teratur,ringkas,dan lebih dapat memberikan gambaran yang jelas. Salah satu penyajian data adalah tabel. Adanya tabel dapat memudahkan dalam membaca informasi dari data yang disajikan.karena data tersebut telah disusun secara teratur  atau sistematis.

2.      Rumusan Masalah
a.  Apa yang dimaksud dengan Distribusi Frekuensi, Frekuensi Kelas, Frekuensi Relatif, Frekuensi Kumulatif ?
b.    Bagaimana cara membuat Tabel Distribusi Frekuensi?


BAB II
LANDASAN TEORI

1.      Distribusi Frekuensi
   Distribusi  ( bahasa inggris ) berarti “ penyaluran” pembagian atau pencaran jadi distribusi frekuensi dapat diberi arti “ penyaluran fekuensi “ pembagian frekuensi atau pencaran frekuensi “ dalam statistik, “ distribusi frekuensi” kurang lebih mengandung pengertian suatu keadaan yang menggambarkan bagaimana frekuensi dari gejala atau variabel yang dilambangkan dengan angka itu, telah tersalur, terbagi, atau terpencar.
Distribusi Frekuensi adalah penyusunan data dalam kelas-kelas interval. Distribusi Frekuensi adalah membuat uraian dari suatu hasil penelitian dan menyajikan hasil penelitian tersebut dalam bentuk yang baik, yakni bentuk stastistik popular yang sederhana sehingga kita dapat lebih mudah mendapat gambaran tentang situasi hasil penelitian.
Tabel Distribusi Frekuensi (TDF) adalah Tabel distribusi frekuensi adalah salah satu bentuk penyajian data. Tabel distribusi frekuensi dibuat agar data yang telah dikumpulkan dalam jumlah yang sangat banyak dapat disajikan dalam bentuk yang jelas dan baik. Dengan kata lain, tabel distribusi frekuensi  dibuat untuk menyederhanakan bentuk dan jumlah data sehingga ketika disajikan kepada para pembaca dapat dengan mudah dipahami atau dinilai.

2.      Tabel Frekuensi Kelas
   Table frekuensi kelas adalah kelompok nilai data atau variable dari suatu data acak. Table frekuensi kelas terdiri dari “Interval Kelas” dan “Frekuensi Kelas”.
Interval Kelas adalah selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang lain. Frekuensi Kelas adalah banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu dari data acak.
Frekuensi Kelas Tabel distribusi frekuensi data tunggal, di dalamnya disajikan frekuensi dari data angka dimana angka yang ada tidak dikelompokkan. Tabel distribusi frekuensi data kelompok, di dalamnya disajikan frekuensi dari data angka dimana angka tersebut dikelompokkan.

3.      Tabel Frekuensi Relative
    Frekuensi Relative Tabel distribusi frekuensi relatif atau tabel presentase, didalamnya disajikan frekuensi dalam bentuk persen.

4.      Tabel Frekuensi Kumulatif
    Frekuensi Kumulatif "kurang dari" Tabel distribusi frekuensi kumulatif, di dalamnya disajikan frekuensi yang dihitung terus meningkat atau selalu ditambahkan. Tabel distribusi frekuensi kumulatif ada dua yaitu tabel distribusi frekuensi kumulatif data tunggal dan kelompok.


BAB III
ISI DAN PEMBAHASAN

Data Mentah
Data Hasil Panen Padi Des. Karang Bahagia, Bekasi. Tahun 2015


1.       Tabel Distribusi Frekuensi Kelas

No.
Hasil panen (Ton)
Titik tengah
Frekuensi (mutlak)
1
100-150
130
4
2
151-200
180
3
3
201-250
230
5
4
251-300
280
2
5
301-350
330
6
6
351-400
380
4
7
401-450
430
3
8
451-500
480
8


38



2.       Tabel Distribusi Frekuensi Relatif





No.
Hasil panen (Ton)
Frekuensi (mutlak)
Frekuensi Relative (%)
1
100-150
4
10,52
2
151-200
3
7,89
3
201-250
5
13,15
4
251-300
2
5,26
5
301-350
6
15,78
6
351-400
4
10,52
7
401-450
3
7,89
8
451-500
8
21,05

38
100



 3.      Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif “Kurang dari”

No.
Nilai
Frekuensi (mutlak)
Frekuensi Kumulatif (fkum)
1
≤100
4
3
2
≤151
3
7
3
≤201
5
10
4
≤251
2
15
5
≤301
6
17
6
≤351
4
23
7
≤401
3
27
8
≤451
8
30
  -
≤501
-
38



BAB IV
KESIMPULAN

Suatu Statistik sebagai ilmu pengetahuan adalah suatu yang meyajikan atau mndeskripsikan data angka yang sudah dikumpulkan menjadi lebih teratur, ringkas, dan lebih dapat memberikan gambaran yang jelas. Penyajian data yaitu dengan menggunakan tabel. Dengan adanya data yang disajikan menggunakan tabel, sebuah informasi dapat dipahami dengan mudah tanpa menggunakan kalimat-kalimat penjabaran. Adanya Tabel dapat memudahkan dalam membaca informasi dari data yang disajikan karena data tersebut telah disusun secara teratur  atau sistematis.
Tabel distribusi frekuensi terbagi atas lima, yaitu: Tabel Distribusi Frekuensi Kelas, Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal, Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok, Tabel Distribusi Frekuensi Relatif (Tabel Persentase) dan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif. Berbagai macam penyajian data dalam bentuk tabel ini tidak lain adalah agar data yang telah dikumpulkan dapat lebih tergambarkan dengan jelas dan sistematis.


DAFTAR PUSTAKA


Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan atau kesalahan dalam bentuk apapun. Segala kesalahan adalah milik kita dan segal kebenaran adalah milik Alla SWT.

Wasallamualaikum Wr Wb

Sabtu, 04 Juli 2015

Tugas ke-7 Bahasa Indonesia



Manfaat Sistem Informasi untuk Perusahaan

Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi mengenai manajemen komputer. Informasi komputer diberikan kepada pengguna termasuk dalam suatu organisasi. Sistem informasi sangat penting bagi perusahaan, karena sistem informasi sangat efisien serta dapat meningkatkan kualitas informasi di dalam suatu perusahaan. Dalam memberikan informasi harus terjamin kebenarannya. Dan pada setiap proses informasi harus dilakukan dengan efektif. (Dewi, 2010).
Setiap perusahaan memiliki rencana strategis untuk membangun dan mengembangkan sistemnya. Peran sistem informasi dalam suatu perusahaan sangat penting. Proses perkembangan manajemen dalam suatu perusahaan selalu berkaitan dengan sistem informasi. Pada suatu perusahaan dibutuhkan kerja cepat dalam proses manajemennya. Sistem informasi pada perusahaan digunakan untuk memproses dan mengolah data dengan cepat dan akurat menjadi sebuah informasi yang akurat. Setiap pihak prusahaan yang membuat suatu keputusan, dapat menggunakan sistem informasi. Sistem informasi yang baik dirancang agar dapat menghasilkan informasi akurat. (Redy, 2012).
Bidang sistem informasi memiliki teknologi aplikasi khusus yang digunakan dalam perusahaan. Kerangka kerja yang konseptual berguna untuk mengatur sistem manajemen agar dapat menghasilkan keuntungan. Umumnya, sistem informasi dikembangkan sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan. Biaya yang dikeluarkan dalam pengembangan sistem informasi relative lebih rendah, karena seluruh dokumen data akan tersimpan lebih baik dan lengkap pada perusahaan. Keamanan data yang tersimpan lebih terjamin keutuhannya dikarenakan pengawasan dengan sistem informasi lebih terstruktur dan konsisten. Perusahaan juga dapat melakukan evaluasi dari dokumen data sistem informasi yang tersimpan dengan aman dan rapih. Sehingga dapat mempercepat dalam mengembangkan suatu perusahaan. (Ridho, 2012).
Hampir setiap perusahaan di Indonesia telah menggunakan sistem informasi dalam  pengolah dokumen-dokumen perusahaan. Dalam bidang ilmu kedokteran telah menggunakan manfaat dari sistem informasi. Alat dan perlengkapan yang digunakan oleh para dokter atau tenaga medis telah menggunakan teknologi sistem informasi. Sistem informasi dalam dunia medis dapat berfungsi sebagai alat pemeriksaan, perawatan, dan pengobatan. Masih banyak lagi manfaat sistem informasi pada bidang lainnya. (Boy Sabarguan, 2009).


Daftar Pustaka
Sabarguan, Boy. 2009. “Sistem  Berbantuan Komputer pada Bidang Kedokteran”. Jakarta : UI – Press.
Pratami, Dewi. “Manfaat dan Etika dari sistem Informasi”. 24 Oktober 2010
Mahendra, Redy.”Manfaat Sistem Informasi bagi Perusahaan”. 10 Juli 2012
Pambudi, Ridho. “Sistem Informasi dan Manfaat bagi Perusahaan”. 10 Juli 2012

Jumat, 03 Juli 2015

Tugas ke-6 Bahasa Indonesia


Manfaat Website untuk Peningkatan Penjualan

Definisi website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman atau situs-situs yang terdapat di dalam dunia internet yang terangkum didalam suatu domain atau subdomain pada internet. Website dapat diumpamakan sebagai suatu rumah, dimana semua orang dapat mesharing info,ilmu pengetahuan, keterangan, atau apapun yang ingin ditampilkan di internet (Sora N, 2014). Di dalam website berisi informasi bisa dalam bentuk apapun, bisa berbentuk informasi teks, gambar, audio, maupun video. Website dapat dibuat dan diakses oleh siapapun karena bersifat terbuka atau umum.
Pada zaman modern, pemanfaatan website sangat beragam. Namun, website lebih sering digunakan sebagai sarana promosi suatu produk. Promosi suatu karya atau produk dengan mengunakan website merupakan cara yang efektif dan efisien. Selain itu, promosi menggunakan website akan lebih mudan dan murah dibandingkan promosi secara fisik atau langsung. Hal ini membuat banyak penjual produk baru mempromosikan produknya di internet dengan membuat website sendiri untuk produk mereka.
Manfaat website dalam promosi penjualan produk sendiri sangat banyak. Promosi produk menggunakan website bisa menghasilkan keuntungan lebih, dan dapat mengurangi resiko kerugian. Dengan menggunakan website, cara memperkenalkan produk menjadi semakin luas tanpa ada batasan. Pengenalan produk juga akan lebih mudah dibandingkan promosi langsung, karena penjual tidak perlu mendatangi calon pembeli (Aryanto, 2012). Namun, hal ini perlu diimbangi dengan jasa pengiriman produk yang baik. Selain itu, pelayanan di luar website juga diperlukan. Karena teransaksi yang baik akan meningkatkan pandangan yang baik, biasanya suatu produk akan semakin populer melalui pengalaman pembeli.




Daftar Pustaka
N, Sora. 2014. “Mengetahui Pengertian Website dan Jenisnya”
http://www.pengertianku.net/ (diakses 9 Juni 2015)
Aryanto, Arry. 2012. “Apa itu E-Commerce”
http://unpas.ac.id/ (diakses 9 Juni 2015)